Sedar

Alhamdulillah segala pujian kepada Allah yang mendengar segala keluah hati ini. Penantian serta kesabaran teruji dengan ketiadaan dia. Senyuman ini kembali bermakna dengan adanya dia yang akan kembali menyinari liku-liku kehidupan yang akan saya tempuhi.

Tanpa dia saya hilang dan tak tahu apa yang perlu dibuat dan tiada makna segala urusan yang saya lakukan. Mencari apa yang aku tidak pasti, dia lah impian dan cita-cita saya sekarang ini. Pulang lah kepangkuan saya, saya amat memerlukan kamu.

Kenapa rezeki selalu tidak memihak kepada saya untuk berjumpa dan bersua muka bersama dia? Kekangan yang datang bertali arus saya masih boleh terima lagi selagi dia bersemangat untuk berjumpa dengan saya, dan saya akan tetap menunggu dia walaupun saya telah tiada.

2 thoughts on “Sedar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s